feels like i'm falling and i,
i'm lost in your eyes
HELLO. Navigate with the words on the left.
Welcome to dila's blog. This blog specializes in random and some private things. By the way thanks for visiting my blog if you want to be my friend let's talk to me on cbox.
NICE TO MEET YOU!
Best viewed with Chrome/Firefox.

04 June, 2011 @ 11:57 PM
Abaikan
"jika ini memang jalannya berikan kemudahan agar saya bisa mendapatkannya
namun, jika ini bukan jalan saya berikan saya kesabaran agar saya dapat menerimanya dengan ikhlas."

berharap suatu saat saya bisa mendapatkannya walau harus dalam jenjang waktu yang sangat lama. disinilah saya bisa belajar untuk bisa menghargai seseorang yang mungkin selama ini saya abaikan.
atau mungkin..... saya harus bisa menerima dengan lapang dada kalau memang ini bukan jalan saya. kelak suatu saat masih banyak jalan yang lebih baik yang masih belum terlihat oleh pandangan mata saya sekarang, karena sesungguhnya semua itu ada waktunya :)

Labels:

12 February, 2011 @ 9:30 AM
Presepsi seorang anak
Orang tua. itulah sebutan bagi seseorang yang sudah melahirkan kita didunia fana ini yang penuh dengan kemunafikan antar sesamanya, penuh dengan konflik konflik yang tak berujung bahkan sedikit banyak orang yang merasa kenapa gw harus dilahirin di dunia ini? kenapa gak di Mars aja? (ungkapan seseorang yg putus asa). "Siapa juga sih yang mau dilahirkan kalau hanya numpang hidup sementara hanya sekedar untuk mengumpulkan dosa-dosa di muka bumi ini?", ungkap seseorang yang tidak tau berterima kasih. Berterima kasihlah karna kita sudah dilahirkan sebagai penerus orang tua kita nanti.

Kembali ketopik awal, sebenernya yang ingin gw bicarakan adalah sosok orang tua gw yg selama ini mendidik gw secara sabar sampai bisa mensekolah anaknya ditempat yang layak. mungkin ini posting ke2 yang ngebahas lagi lagi tentang ini, tentang seorang anak yang kali ini merasa benar dengan presepsi nya tersebut. apa harus dan selalu yang di ucapkan orang tua itu pasti benar? bahkan 100% benar? atau salahkan jika seorang anak yang merasa benar dengan berbagai bukti2 kuat yang menyatakan kalau ia memang benar dan orang tuanya yang salah? kali ini seorang anak sangat benar dan yakin atas presepsi nya tapi orang tua juga merasa benar dengan presepsinya karna mereka beranggapan merekalah yang lahir duluan dan tidak sedikit memakan asam garam di dunia.
Disinilah mulai mucul konflik-konflik bahkan terus berlanjut suatu saat jika seorang anak merasa dirinya benar. hmmm... bisa dibilang anak durhaka gak ya? karena pada kodratnya mustahil jika anak mengajari orang tua mana yang benar dan salah.

Anak tersebut masih sabar dan beranggapan mungkin memang benar kelak apa yang dikatakan orang tua sudah ada jalannya dan seoarang anak memang selalu salah di mata orang tua. ia selalu berharap dan menunggu suatu saat orang tuanya bisa sadar apa yang diucapkan anaknya memang real benar.


cheers,
@fadhilasya

Labels:

05 August, 2010 @ 8:28 AM
Survival
"apa yang membuat anda untuk selalu ingin bertahan hidup?"

"kenapa anda ingin selalu bertahan hidup?"

"siapa yang membuat anda selalu ingin bertahan hidup?"

"bagaimana cara anda untuk bertahan hidup?"

mungkin itu adalah segelintir pertanyaan bagi orang yang tidak atau kurang mempunyai semangat hidup

Labels: ,

11 May, 2010 @ 6:34 PM
don't care
no one will care until whenever. although i'm difficulty or pain even. as a child i always felt less noticed by the parents.
mom i cares you, dad i loves you too, but will all of this i feel the back of their?

Labels: ,

09 April, 2010 @ 7:36 AM
Nothings
hello my mom sekali kali seorang anak juga bisa berkata benar loh, gak selamanya yang di bilang orang tua itu benar walaupun mereka udah hidup lebih dulu dari pada kita yakan? memang sih selama ini gua selalu berpikir kalo apa kata orang tua itu pasti!!! pasti benar tapi untuk kali ini ENGGAK. kapan sih mah bisa percaya sekali kali apa yang anaknya bilang.
mungkin gua hanya dapat menunggu waktu yang tepat sampai orang tua gua sadar dengan sendirinya ;((((

Labels:

27 January, 2010 @ 2:10 AM
MaleFriend

Sahabat! Gimana sih rasanya jika kalian punya sahabat yang bener bener deket banget apalagi kalau kita kenal mereka itu dari kecil dan selalu ngertiin kondisi kita. Itu lah yang gue rasaain saat ini dan saat ini gue belum merasa punya sahabat dalam arti menurut gue sendiri. Sekarang ini kenapa ya gue lagi gencar gencarnya pengen banget cari sahabat loh tapi bukan sembarang sahabat. Yang gue pengen dia itu cowok dua orang dan udah gue kenal sejak kecil gausah muluk muluk deh kenal dari sd itu udah minimal.

Kenapa gue pilih cowok? Yup itu karena gue gak mau milih yang sesama produk (cewek). Menurut gue sahabat cowok itu lebih asik dibanding cewek. Percuma kalo cewek karna jalan pikirannya pasti sama aja kaya gue sebagai seorang cewek, gak akan ketemu titik omongnya karena aliran seorang cewek sama. Ya walaupun gue tau setiap orang itu punya pola pikir yang berbeda beda tapi beda lah kalau kita punya sahabat cowok (ingat sahabat! Bukana pacar) yang pola pikirnya sangat jauh berbeda dengan cewek. Pokoknya susah banget dibayangin betapa serunya punya sahabat cowok. Dan satu lagi kalo ada kesalah pahaman pasti gak seriweh cewek kan? bahkan bisa jadi marahan untuk selamanya ataupun dia bisa mengumbarkan aib kita semua teman-teman. Tapi gak buat cowok, mana mungkin seorang cowok berbuat seperti itu? itu mustahil ya kalaupun ada mungkin itu cowok yang setengah cewek. Gue bisa banyangin setiap ada waktu ngumpul bertiga, sharing tentang pacar kita masing-masing ya apalah sewajarnya orang sahabatan. Jarang juga kan seorang cewek yang ingin punya sahabat cowok?

**

Tapi menurut gue ini semua cuma angan-angan aja dan gak akan mungkin. Huh gue aja kalo sama cowok awalnya malu malu kucing gimana gitu bahkan cukup pasif. Mungkin kalian semua bepikir kalo cara pikir gue aneh atau apalah, tapi ya itu gue sebenernya. but now what's wrong if I start looking for a male friend?

Labels: ,

25 January, 2010 @ 4:42 AM
Feels
Feeling a moment comes suddenly and made me forget everything. My feelings are blind. Make me be a fool in a moment. This tears down while my feelings aren't known by him :'(
tears are words from the heart that can't be spoken


Dila

Labels: ,

24 January, 2010 @ 4:30 AM
Heart and Brain
entah apa yang ada dipikiran gue saat ini detik ini.
gimanasih cara otak gue berpikir? sampai gue sendiri yang punya tubuh ini gak tau gimana bisa mengendalikan otak dan perasaan yang gua alami sekarang.
gue tau hati ini memang gak punya otak, tapi otak ini memiliki hati sehingga gue bisa tau apa yang gue alami.
saat ini hati gue merasakan iya
gue suka tapi disatu sisi otak gue bekerja untuk mengatakan tidak.
mungkin hati ini mengatakan iya karena perasaan sesaat gue yang dengan gampangnya seolah olah gue gak punya otak.
gue harap otak ini jangan sampai berubah dan mengatakan "iya" karna itu tidak mungkin.
cukup hati ini aja yang merasakan karena kalau otak ini ikut mengatakan iya maka ini akan berpengaruh kesemua hal. oke gue tau ini emang cuma perasaan sesaat dan ini cuma seonggok candaan menurut otak gue.

why the heart is not friendly with my brain?

The brain doesn't wanna let the heart down

Labels: , ,